Mengunjungi negara Muslim, sekaligus belajar sejarah perkembangan Islam, menapaktilasi perjuangan para nabi, sahabat dan ulama
Pasar wisatawan Muslim terus meningkat. Menurut Global Muslim Travel Index (GMTI), diperkirakan ada 230 juta wisatawan Muslim tahun 2028. Mengapa memilih negara Muslim jadi tujuan?
Mengunjungi negara Muslim sekaligus belajar sejarah perkembangan Islam –jika beruntung, bisa menapaktilasi perjalanan para Nabi, sahabat, dan para ulama—dalam menyebarkan Islam hingga ke seluruh dunia.
1. Turki
Turki adalah negara ramah wisatawan muslim. Melalui Turkish Standards Institution (TSE) setiap hotel bersertifikasi halal harus mematuhi standar: tidak menyediakan alkohol, menyediakan mushola, masjid, makanan halal, dan menjual produk kosmetik halal.
Turki merupakan tempat Kekhalifahan Turki Utsmani (Barat menyebutnya Ottoman), merupakan kekhalifahan Islam terbesar dan terakhir di bumi yang jejaknya bisa kita telusuri secara lengkap.
Masjid Biru, Hagia Sophia, Grand Bazaar, Istana Topkapı, Cappadocia, Antalya, dan Pakumkkale adalah pilihan yang menakjubkan. Selain itu, negara yang mayoritas populasi muslim ini memiliki banyak akses terhadap tempat ibadah.

2. Arab Saudi
Selain Makkah dan Madinah, tempat seperti Oasis Al-Ahsa di wilayah Arab Saudi Timur, situs arkeologi Al-Hijr (Madâin Sâlih), At-Turaif di ad-Dir’iyah, ibu kota pertama dari Dinasti Saudi.
Madain Saleh adalah tempat tinggal kaum Tsamud yang banyak diungkap Al-Quran, bisa menjadi pelajaran keimanan.
3. Maroko
Negara yang kaya akan sejarah ini memiliki penduduk mayoritas Islam. Kota yang direkomendasikan untuk dikunjungi adalah Fez. Di kota tersebut ada Universitas Qarawiyyin yang merupakan universitas tertua di dunia.
4 Uni Emirat Arab
UEA menawarkan banyak hal. Selain bebas alkohol, kota-kota Sharjah, Abu Dhabi, dan Ras Al Khaimah menawarkan banyak pilihan liburan menarik.
5. Mesir
Mesir adalah tujuan wisata yang populer bagi jutaan umat Muslim karena warisan Islam bersejarah.
Yang tak kalah pentingnya khasanah institusi keilmuan Sunni terbesar di dunia Al Azhar asy-Syarif. Belum lagi jejak-jejak para nabi, para ulama dan para pejuang Islam.
Salah satunya adalah Benteng Shalahuddin Al Ayyubi dan Masjid dan Maqam Imam Syafi’i di Kairo.
6. Malaysia
Negara tetangga ini sangat terkenal dengan wisata halalnya. Kesamaan agama, budaya dan bahasa, membuat kita merasa ada di rumah.
7. Yordania
Negara yang kaya harta karun sejarah, alam, dan arkeologi. Selain Petra, Yordania memiliki banyak situs sejarah, seperti; kota Romawi Jerash, kastil Tentara Salib di Karak, Gunung Nebo, yang diyakini tempat Nabi Musa dalam Alkitab.
8 Uzbekistan
Uzbekistan memiliki destinasi ramah Muslim, salah satunya Kota Samarkand, Bukhara, dan Khiva.
Di Kota Samarkand, ada makam Imam Bukhari dulunya dijuluki sebagai Amirul Mukminin fil Hadits (pemimpin orang yang beriman dalam hal ilmu hadis).
9. Afrika Selatan
Letaknya yang strategis menjadikan Afrika Selatan sebagai jalur perdagangan dunia di masa lalu. Banyak pedagang-pedagang muslim yang singgah dan menetap di Afrika Selatan.
10. Suriah
Selama berabad-abad, negara ini telah menjadi rumah bagi bangsa Kanaan, Fenisia, Asiria, Babilonia, Persia, Yunani, Romawi, Bizantium, dan Arab, serta bangsa-bangsa lain.
Negara ini dianggap sebagai “Kota Peradaban”, dengan bukti arkeologi yang menunjukkan aktivitas manusia yang dimulai sejak era Paleolitikum.
Beberapa Situs Warisan Dunia UNESCO, termasuk kota tua Damaskus, Aleppo dan Masjid Umayyah.*