You are here:: Home
 
 

Program Unggulan

left direction
right direction
Graha Berkah
TUJUAN PROGRAM1.    Sebagai tempat pembinaan bagi an...
Pembangunan STIE Hidayatullah
Dalam upaya meningkatkan kwalitas da'i dalam melakuka...
Motor Untuk Da'i
Sebagaimana kita ketahui Indonesia merupakan negara kep...
Pesantren Yatim ‘Tahfidzul Qur'an
TUJUAN Pembangunan Pesantren Yatim ‘Tahfidzul Qur’a...

Kolom

Salam
left direction
right direction
Zakat Cerdaskan Umat
Jika bulan kemarin kita bicara tentang Sejuta Dai bagi ...
Takkan Henti Bantu Palestina
Ditengah desiran ombak pagi di laut lepas perairan inte...
Sejuta Da'i untuk masyarakat miskin
  Ada keraguan dan cemas yang terselip saat program...
Kunci Sukses
Senin pagi adalah “hari ritual” bagi kami untuk ape...
Sepenggal Hikmah “Koin Prita”
Akhir tahun 2009 kemarin, kembali kita di kejutkan untu...
Momentum Baru, Strategi Baru
Bagi yang memaknai setiap aktivitasnya, setip detak jar...
Sapa
left direction
right direction
Pria kelahiran, Indramayu 42 silam ini terlahir dari ke...
Ada banyak cara untuk mengajarkan kebaikan kepada anak....
{mosimage}Perempuan kelahiran Tapanuli Selatan, 5 A...
Kerjasama dengan 12 Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS...
Zakat dapat mengantarkan kesejahteraan masyarakat tatka...
Terkadang kita sebagai manusia sulit yakin terhadap jan...
Jejak
left direction
right direction
Sore itu, matahari hampir beranjak ke peraduan. Suara r...
Tutik Mustikawati  (43) berjalan tertatih-tatih, s...
Tidak ada seorang anak pun didunia ini yang ingin menge...
Meretas Masa Depan di SMP Alam Budi Mulia Tak kurang da...
Hidup ini adalah perjuangan. Begitulah kata yang cocok ...
Kalau mau belajar tentang perjuangan, belajarlah dengan...
Tausiah
left direction
right direction
Aisyah ra berkata: “Tidak boleh begadang kecuali ...
Dalam kesendirian itu, beliau menghabiskan waktu dengan...
Apa yang telah kita lakukan sepanjang tahun ini? La...
Bila Anda memiliki segelas teh, lalu disuruh memberikan...
Seorang kiai menyatakan bahwa ibadah yang paling berat ...
Muhsin sering kali mengunjungi familinya di luar kota. ...
Perlu Anda Tahu
left direction
right direction
akarta - Para peneliti berhasil mengobservasi tipe bint...
Temuan purbakala Cina menyanggah evolusi manusia. Zaman...
Sebagaimana dilaporkan kantor berita China, Xinhua, jur...
Selama bulan Ramadhan, harapan kita adalah bagaimana su...
Lansia, manula, atau menurut Jusuf Kalla warga senior, ...
Banyak orang menilai, membeli produk Amerika dan Yahudi...
Save Palestine
left direction
right direction
Kunjungan ke Kediaman Keluarga Surya
Ditengah hujan gerimis, BMH dan Majalah Hidayatullah be...
Pejuang Kemanusiaan Hidayatullah Tiba di Yordania
Pukul 17.00 kemarin, Surya – salah seorang relawan lu...
Senin berdarah di MAVI MARMARA
Di penghujung Mei 2010, kembali sejarah ditoreskan oleh...
 
 
 
 

Harapan Seorang Guru Kunjung

E-mail Print PDF
Tutik Mustikawati  (43) berjalan tertatih-tatih, sambil disangga dua tongkat. Sesekali ia tampak meringis menahan rasa sakit. Tulang pahanya patah akibat ditabrak truk. Ia sudah menjalani operasi beberapa bulan lalu. Tulangnya yang patah telah disambung dengan plat. Namun belakangan diketahui salah satu tulangnya itu keluar dari sambungan. Inilah yang menyebabkan rasa sakit itu. “Rasanya nyeri sekali,” kata janda dua anak yang tinggal di Semarang ini. Sejatinya, ia harus segera naik ke meja operasi lagi. Tapi apa daya, ia tak punya dana. Hutang untuk operasi pertama saja, belum berhasil ia lunasi.

Apalagi, ia agak mengalami trauma dengan perlakuan rumah sakit. Berhari-hari ia sempat ditelantarkan pihak rumah sakit. Itu terjadi saat pasca operasi. Ia diminta segera melunasi biaya operasi sebesar Rp 13 juta. Bagi Tutik, uang sebesar itu sungguh di luar jangkauannya. Ia harus mencari hutangan ke sana ke mari. Sepuluh hari kemudian, ia baru bisa membayar  biaya itu. “Selama sepuluh hari itu saya tak diberi obat,” katanya.

Tutik seorang tutur kunjung untuk Pendidikan Layanan Khusus (PLK). Tugasnya adalah mengajar bagi anak-anak yang tidak tertampung di sekolah formal. Selama ini, ia mengajar anak-anak jalanan di dekat terminal Semarang dan di sebuah desa terpencil, Gelang Sewu Mijen. Untuk pekerjaan itu, ia menerima bayaran Rp 150 ribu per bulan dari sebuah LSM. Tentu saja,  uang sebesar itu tak cukup untuk menghidupi dirinya dan dua anaknya yang kini sudah duduk di tingkat SMA. “Ya saya kadang menjahit baju-baju seragam,” katanya.

Sebagai seorang guru, ia pernah mengalami kebahagiaan yang tak terkira. Yaitu saat anak-anak jalanan itu menengoknya di rumah sakit. Ia tak sanggup menahan air matanya, saat anak itu datang.  “Sekalipun anak jalanan, ternyata mereka punya perhatian besar kepada saya,” kata janda yang ditinggal mati suaminya karena kecelakaan ini.
Tak cuma datang membesuk, mereka juga kerap mengirim pesan singkat (SMS). “Mereka mendoakan agar saya cepat sembuh,” katanya.

Sebenarnya, Tutik sudah merasa rindu menemui anak-anak didiknya. Namun, apa boleh buat, keadaan dirinyalah yang tak memungkinkan melakukan itu. Untuk sementara, tugasnya mengajar digantikan rekannya. Ia hanya bisa berdiam diri di rumah kontrakan, ditemani seorang anak angkatnya yang diambil dari Aceh. “Ia korban dari Tsunami lalu,” katanya.
Kini, Tutik dihinggapi perasaan harap-harap cemas. Sebagai orang sakit tentu harapannya bisa segera sembuh. Hanya saja, untuk itu ia butuh uang sekitar Rp 13 juta sebagai biaya operasi tahap kedua. Sementara uang yang ada di tangannya baru Rp 4 juta, hasil sumbangan dari kawan-kawannya. Sisa kekurangannya, ia belum tahu di dapat dari mana. Inilah yang membuatnya cemas.

Kepada para pembaca yang berkenan meringankan beban Tutik, bisa mengirimkan donasinya ke rekening ke BCA 389 040 9767 (bam)

Add comment


Security code
Refresh

 
 
 
 
 

Berita Foto

SAR Bersiap Siaga SAR Bersiap Siaga 30.11.99 - Diklat tanggap bencana SAR Nasiona Hida...
Kampung Dakwah Kampung Dakwah 30.11.99 - Program pemberdayaan yang dikelola secar...
Gerobak Berkah Bersama Opik Gerobak Berkah Bersama Opik 30.11.99 - Bantuan pemberdayaan program bina ekono...
BSP Pasar Prumpung BSP Pasar Prumpung 23.05.10 - BSP pedagang pasar prumpung bersama LKS ...
 
 
 
 

Secured by Siteground Web Hosting