Berbagai permaslahan masih mendera bangsa ini, mulai dari perekonomian, sosial hingga bencana yang relatif amat sering terjadi. Dampak yang kemudian timbul; adalah meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran. Berbagai upaya dan kebijakan yang ditetapkan pemerintah saat ini pun belum dapat sepenuhnya menjadi solusi akibatnya pedagang kecil dan menegah amat merasakan dampaknya. Menurunnya daya beli masyarakat secara drastis merupakan dampak yang amat dirasakan akibat kenaikan harga-harga kebutuhan pokok. Fakta menunjukkan bahwa hampir 90 persen pelaku usaha ekonomi berskala kecil adalah umat Islam.
Beranjak dari permasalahan di atas, pada tanggal 12 Oktober 2009 Baitul Maal Hidayatullah Cabang Jakarta membentuk Lembaga Keuangan Syariah Umat Mandiri. Lembaga yang berkhidmat pada usaha kecil, mikro dan dhuafa ini berfungsi melakukan pemberian modal kerja ataupun modal investasi serta melakukan fungsi control dan evaluasi terhadap mitra usaha dalam bentuk pembinaan spiritual dana manajerial bagi pelaku ekonomi mikro dan dhuafa. “Kita berharap dengan pendirian LKS Umat Mandiri dapat meminimalisir mitra usaha dari jeratan renterir (riba),” jelas M. Fadhil, General Manager LKS Umat Mandiri. “Disamping itu, selain program pemberian modal dan pembinaan juga didukung dengan program aksi kesehatan untuk pedagang dan bantuan beasiswa untuk anak pedagang.
Modal Terbatas
Diawal pendirian dimulai dengan modal Rp 19.450.000 dari para pendiri. Galangan dana hibah dan kerjasama terus menggunung. “Alhamdulillah baru berjalan 3 bulan lebih total dana bergulir sebesar Rp 127 juta dengan 54 penerima manfaat (pedagang),” jelas Fadhil bahagia. Adapun jenis usaha yang dibiayai beragam, misal dagang kelontong, kue basah, ikan asin, ayam potong, soto ayam, sayuran. Kriteria pembiayaan antara Rp 500.000 – Rp 5.000.000 dalam jangka waktu 1 – 6 bulan.
Dalam pembiayaan LKS Umat Mandiri telah memiliki kelompok usaha bersama, yakni suatu kumpulan/kelompok yang dikelola secara individu namun dalam perguliran dana monitoring dan evaluasi dikordinasikan oleh ketua kelompoknya masing-masing. Keunggulan program ekonomi ini salah satunya adalah menjadikan fasilitas musholla sebagai sarana pembinaan dan pendampingan. Materi pembinaannya pun beragam mulai dari belajar Al-Quran, cara mudah menerjemahkan Al-Quran, manajemen keuangan praktis, hingga motivasi dari pelaku ekonomi menengah yang telah sukses dalam berbisnis.
Jalin Kerjasama
Untuk memperluas manfaat kepada umat, BMH Cabang Jakarta mengajak kerjasama dengan model pengelolaan dana CSR perusahaan, hibah atau penggalangan dana yang bersifat qardhul hasan, dimana pengembalian dalam jangka waktu 1 tahun.
Bagi para pembaca yang ingin berpartisipasi dan mendukung program ekonomi dapat menghubungi 021-797 5770, Fax. 021- 797 5614 atau melalui rekening BCA 553.0111.999 a/n baitul maal hidayatullah










